RSS Feed

Rumah Cinta

Posted by Unknown Label: , , , , , ,


Setahun, rumah cinta ini seakan tak berpenghuni. Sapuan angin, hujan, debu dan segenap cerita yang melalui, meninggalkan lapuk, retak dan usang di setiap permukaannya. Warna cerahnya pun memudar, tak kuasa melawan lintasan masa. Rumput-rumput hijau yang dulu tertata rapi, tumbuh liar menghitam, menyemak bersama daun-daun gugur yang hampir lebur. Tak ada lagi percikan kehangatan yang dulu memancar tepat dari jantung rumah cinta ini.

Kemanakah si pemilik rumah pergi?

Dia tak pergi kemanapun. Lihatlah dari jendela ruang samping. Si pemilik rumah cinta terduduk diam di depan tungku yang telah beku. Tubuhnya tampak kusam berdebu. Wajahnya pias membiru. Masih hidupkah dia? Tentu. Perhatikanlah kursi kayu yang menopang tubuh itu, ia berderit seiring tarikan nafas si pemilik rumah satu demi satu.

Lalu, hal apakah yang telah mengubah rumah cinta ini menjadi sedemikian menyedihkan? Badai apakah? Bencana apakah? Bukankah dulu rumah itu tak goyah saat diterjang topan, dihempas tsunami, diguncang gempa bumi? Bukankah dulu si pemilik rumah tak pernah berhenti menanam bunga, meski berkali-kali tertusuk duri atau kadang matahari lupa menyinari?

Apakah gerangan, yang membuat rumah cinta ini, menjadi rumah penuh nafas keputus-asaan?

by. Fanya Ardianto Baca Selengkapnya...

Sembilan Tahun

Posted by Unknown Label: , , , , , , ,


sembilan tahun lalu aku terduduk malu-malu
chicken nugget dan setangkup es krim susu
tak mampu menggugah nafsu makanku
bahkan kurasa nafasku hanya satu

sembilan tahun lalu sentuhan kecil tanganmu
mampu membekukan segala yang ada di sekelilingku
menghentikan detak jantungku beberapa waktu
bahkan peluh dingin mengguyur tubuhku

aku tahu sejak saat itu
di hatiku hanya akan ada kamu

namun, bila saat ini aku masih bersamamu
bukan karena sembilan tahun lalu
tapi karena sembilan tahun ini
kau mencintaiku laksana bintang yang setia pada malam
dan tak pernah cemburu pada rembulan

by. Fanya Ardianto Baca Selengkapnya...

Cinta yang Sederhana

Posted by Unknown Label: , ,


mungkin cintaku tak selembut embun pagi
yang membangunkan hasrat selagi bermimpi

mungkin cintaku tak secerah matahari
yang mampu meniupkan segala energi

cintaku mungkin tak seteduh cakrawala senja
yang senantiasa membuatmu melangkah pulang segera

cintaku mungkin tak secemerlang purnama
yang senantiasa memesona setiap mata

cintaku hanya cinta sederhana
tak kokoh tapi dapat bertahan sekian lama

cintaku hanya cinta sederhana
simpanlah, karena hanya ini yang aku punya

by. Fanya Ardianto Baca Selengkapnya...

Ketika Seseorang Mencintaimu

Posted by Unknown Label: , , ,


Ketika seseorang mencintaimu..
Mungkin ia tak akan pernah bisa memberi alasan mengapa jatuh cinta
Karena yang dia tahu, hanya ada kamu di matanya.

Ketika seseorang mencintaimu..
Mungkin ia akan kerap membuatmu marah, jengkel, sebel luar biasa
Tapi dia tidak tahu, hal bodoh apa yang telah dia lakukan
Yang dia tahu, dia hanya berusaha melakukan yang terbaik untukmu.

Ketika seseorang mencintaimu..
Mungkin dia akan jarang memberimu pujian, rayuan atau setangkai mawar
Karena baginya, semua itu tak dapat mewakili perasaan takjubnya padamu
Yang dia tahu, hanya kamu yang terbaik dan pantas menghuni hatinya.

Ketika seseorang mencintaimu..
Munkin dia akan marah hanya karena satu hal kecil, hanya karena kau tak segera membalas sms, misalnya
Karena baginya, suatu siksaan besar bila tak mengatahui kabarmu barang sejenak.

Ketika seseorang mencintaimu..
Mungkin akan melupakan hari-hari yang kau anggap istimewa
Karena baginya, setiap hari bersamamu adalah hari yang teramat istimewa.

Ketika seseorang mencintaimu..
Mungkin tak akan pernah memberimu janji apa-apa
Karena ia tak ingin mengingkarinya dan membuatmu tak lagi percaya padanya.

Seseorang yang sangat mencintaimu..
Mungkin akan terasa sangat membosankan
hingga kau mungkin merasa tak kan bisa hidup lama bersamanya
dan merasa semua kebebasan dan hak hidupmu terampas olehnya


by. Fanya Ardianto Baca Selengkapnya...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

Posted by Unknown Label: , , , ,


berpaku pada segaris wajah rembulan
yang melepas kepergian ramadhan
dan mengantar fajar lebaran
seiring gemuruh suara takbiran
dan sesekali letup petasan
ijinkan saya mengantar sedikit pesan
mohon maaf atas segala kesalahan
karena tak mampu menjaga lisan
sikap yang pernah menyakitkan
janji yang mungkin terabaikan
prasangka yang mungkin ada
dan semua kekhilafan...
Selamat Idul Fitri 1432 H.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin


KanJenG Pan$er sekeluarga Baca Selengkapnya...

Dalam Kerinduan

Posted by Unknown Label: , , , , , ,


Dalam sepi kucipta bayangmu

Kususun pesonamu lewat kesendirianku

Mendekap kesunyian malam

Membelai kehampaan

Betapa berat kurasakan...

Beban rasa dalam kerinduan

Merintih pilu menyesak dalam pikiran

Kutawarkan dengan bayangan

Sambil merangkai sejuta harapan

Saat nan indah dalam pelukan

Irama malam menjadi hiburan

Tarian nyamuk menjadi teman

Binatang² malam kian asyik menari nari

Tiada tahu rindunya hati kini

Betapa ingin kudekap dirimu

Karna sekarang yg bisa hanya bayangmu Baca Selengkapnya...

Aku Titipkan Hatiku

Posted by Unknown Label: , , , , ,


Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku
Engkaulah yang membakar embun disetiap pagi
Menyebarkan asap menembus relung-relung
Melelehkan hati tertegun seumpama patung
Kemana engkau bawa hatiku?
Engkau sesaki nafas dengan harummu
Engkau baluti hari dengan kebingungan
Bukankah engkau yang merenggut rinduku?
Bukankah engkau yang mengaduk-aduk perasaanku?
Kemana engkau bawa cintaku?
Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku
Apakah tak kau lihat pasrah mendera?
Menetapkan hati sekuat prahara
Membuka sabar seluas samudra
Engkau sembunyikan dimana kasih dan sayangku?
Merasakan rindu ditengah bisingnya suara gaduh cemara
Terdiam menikmati kepedihan di sela ranting dan dedaunan
Merasakan pula belaian rindu pucuk-pucuk ilalang
Dan engkau tersenyum penuh kemenangan
Sementara aku terduduk lesu di bebatuan
Menanti desir angin mengucap salam dan kata rindu
Dimanakah engkau kekasih hatiku?
Sudah kucari diantara malam demi malam
Sudah kupandangi senja demi senja
Tapi semburat jingga tak pernah membawamu kembali dalam pelukan
Tidak juga hujan apalagi sinar rembulan

Duh kekasih…..
Apakah kerinduan mampu menuntun ragamu menyeberangi gelap malam?
Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku
Engkau bawa kehidupanku
Engkau tutup mataku dengan kelebat bayangmu
Engkau ambil seluruh kesadaranku
Engkau cabik-cabik perasaanku

Engkau….
Lihatlah hatiku yang engkau bawa kekasih
Bukankah ia telah pucat pasi?
Bukankah ia telah nyaris mati?
Berhentilah berlari….
Ikutlah angin di malam ini
Jenguklah tempatku berdiri
Dan lihatlah sekelilingku dalam gelap
Rinduku bertebaran tak ada yang memunguti
Hanya terbang terbawa pekat
Semerbak itu yang berputar di inderaku
Sejuk itu yang jadi penghiburku

Inilah rinduku
Buat seseorang yang padanya kutitipkan hatiku

By: Haryo Pamungkas Baca Selengkapnya...

Mengertilah

Posted by Unknown Label: , , ,


Entah apa perasaan yg ku rasa tentangmu
tapi semakin ku genggam…
Bayangmu semakin mengilang dalam kegelapan
Jika rindu ini memang milikmu
mengapa tak sedikitpun ku tau raut wajahmu
wajah seseorang yang slalu bisa buat ku semangat dan bangkit dari semua keterpurukan.
Wajah yang mampu hadirkan damai dihatiku
Saat ku kalut…..
Saat ku gundah….
Saat ku marah
Saat ku sakit dari sakit dengan semua keadaan ini
*Apa semua yang ku rasa tentangmu ini salah?
Apa mencintaimu juga salah?
Hanya sekedar menyayangimu juga salah?
Jika semua memang salah…
Kenapa sang maha cinta menghadirkan rasa ini dalam hatiku?
Ku mohon mengertilah
aku hanya sekedar ingin menyayangimu.

”Neeth@’ Baca Selengkapnya...

Jika Malam itu Aku

Posted by Unknown Label: , , , , ,


samar terlihat raut senja yang tlah usai
mentari bersembunyi di balik gelapnya malam
terlihat raut wajahnya mulai membayang
bersama hembusan angin malam yang mulai dingin

di balik raut wajah itu….
ada senyum keangkuhan yang tersungging
entah itu berarti apa dan untuk siapa
tak ada yang dapat ku mengerti….

tapi ku tau………..
dibalik senyuman itu……
ada bahagia untuk hati…
meski tak pernah tersirat dalam senyum angkuh itu
dia datang bersama angin malam
meski terasa begitu dingin…..
tapi ku tau……
ada kehangatan tersembunyi disana..

untuknya ku selalu berharap…….
semoga malam tak membuat hatinya kelam
dan dingin yang akan menusuk hatiku…….

by. http://www.gudangpuisi.com/2011/06/jika-malam-itu-aku.html Baca Selengkapnya...

Tangisan Jiwa

Posted by Unknown Label: , , ,


angin dingin malam ini terasa menusuk jiwaku
sepi terasa menari-nari jauh direlung hatiku
merindukan dia yang ada di dekatku
namun terasa begitu jauh untukku

mencintai dia yang tak ingin dimiliki dan memiliki
terasa bagai menggenggam angin di tangan
yang tak dapat di sentuh dan di lihat
hanya bisa dirasakan jiwa yang terasa perih

namun mengenalnya…………
meski jiwa perih tapi pernah dibuatnya tersenyum
pernah dibuatnya tertawa….
meski jiwa ini selalu menangis di sudut malam

karya; endang.L. Baca Selengkapnya...

Persembahanku

Posted by Unknown Label: , , ,


Seandainya ku bisa bicara pada Angin
Ku ingin hembusannya menyegarkanmu dari panas sinar matahari
Seandainya ku bisa berkata pada Awan
Kan ku minta dia menyelimutimu dari dinginnya malam
Seandainya ku bisa memohon pada Bintang
Kan ku pinjam dia untuk menghiasi cantiknya wajahmu

Seandainya waktu dapat berputar
Ku ingin rasa sakitmu hilang saat kau bawa aku ku muka bumi
Seandainya waktu dapat berputar
Ku ingin ganti lelahmu dengan istirahat nyaman saat kau lelah menjagaku
Seandainya waktu dapat berputar
Takan kubiarkan airmata jatuh dari mata indahmu

Kutahu rasa sakitmu
Rasa lelahmu
Dan air matamu
Takan pernah tergantikan oleh apapun

Namun ijinkan aku menempatkamu
Ditempat terdalam dihatiku
Agar setiap saat ku bisa merasakan semua anugerah yang Tuhan berikan
Lewat doa dan senyummu.

Love u so much Ma’………

Puisi ini karya: Amelia Baca Selengkapnya...

Tetaplah Disisiku

Posted by Unknown Label: , , ,


Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”

Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..

Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku

Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu

by. http://www.puisiku.net/tema-rohani/puisi-islami/tetaplah-disisiku.htm Baca Selengkapnya...

Sejak Berpisah

Posted by Unknown Label: , , , , ,


Sejak berpisah, rindunya.. kangennya..
Betapa menyedihkan, sulit untuk tegar
Malam ini minum arak bersamamu
Untuk hilangkan gundah

Sejak berpisah, ingin rasanya terus bermimpi
Air mata terus menetes
Angin dan badai putihkan seluruh rambutku
Malam ini minum arak bersamamu
Bertutur tentang ribuan kata

Mengapa pertemuan tak bisa berjalan langgeng?
Mengapa persatuan sulit untuk dipertahankan?
Mengapa perpisahan begitu getir?
Mengapa manusia lebih kurus dari bunga krisan?

Sejak berpisah..
Entah sudah berapa kali tertipu oleh mimpi
Bila bertemu lagi, hanya ingin tanyakan satu hal
Apakah perasaanmu padaku.. masih tetap sama?

Sejak berpisah..
Ingin rasanya bermimpi
Air mata terus menetes
Angin dan badai putihkan rambutku
Apakah cintamu padaku telah berubah?
Apakah telah berubah?

by.http://www.puisiku.net/tema-cinta/puisi-rindu/sejak-berpisah.htm Baca Selengkapnya...

Puisi Sedih Dalam Ruang Rindu

Posted by Unknown Label: , , , , , ,


Puisi Kesedihan dalam Ruang Rindu

Dinginnya malam menemani hatiku
Yang terselimuti kesedihan akan rindu
Jalan khayalpun berjalan dari satu ke yang lain
Tapi tetap satu tak da yang lain “satu nama.”
Walau sudah kucoba

Gelapnya malam menemani hampanya asaku
Ada ?????? Ga, Ada ??????? Ga, dan tak ada satupun yang pasti
Sunyinya malam menemani heningnya kamarku
Air kerinduan pun mengalir seiring fajar datang menghampiri
Haruskah……. perlukah…….. ??????????????
Pejantan pun berkokok dan kuakhiri episode malam ini seperti malam-malam yang lalu

by. http://www.puisiku.net/tema-cinta/kesedihan-dalam-ruang-rindu.htm Baca Selengkapnya...

Puisi Embun Embun Rindu

Posted by Unknown Label: , , , , ,


Puisi Embun-Embun Rindu

Pagi cerah..
Sejuk terasa di dada..
Duduk ku memandang..
Rumput hijau dihadapan..
Terasa bahagia setiap pagi..
Mengharap pertemuan kekasih hati..

Sayang..
Ku ingin jumpa dgn mu saat ini..
Ku amat merindukan mu ay..
Ku rindu senyum manis mu,
Ku rindu lirik matamu,
Ku rindu hidung mancung mu,
Ku rindu lembut bibir mu..
Ku rindu lentik jarimu untuk ku cium..
Ku rindu hitam rambut mu utk ku belai..

Sayang..
Walau kau bukan milikku..
Walau hatimu tak selalu untukku..
Aku akan tetap menyayangimu..
Aku akan tetap menjagamu..
Hatiku kan selalu memanggil namamu..
Percayalah Ay.. Hatiku kini milikmu..
Kan selalu kunanti hadirmu disisiku..
Selalu kunanti..bersama embun embun rindu…

by.http://www.puisiku.net/tema-cinta/puisi-rindu/embun-embun-rindu.htm Baca Selengkapnya...

Hanya Untukmu

Posted by Unknown Label: , , , , , , ,


Kemarin kau memintamu pergi
Sekarang aku datang kembali
Kedatanganku bukan untuk mengusikmu
Aku datang karena aku mau,aku mau selalu berada di dekatmu
Meski harus menunggu
Sampai mati pun aku mau
Ah,,,,
Pembicaraanku melambung terlalu tinggi
Bukan sekedar basa-basi
Hanya inginkan kau yakin padaku
Tak usah kau ragu
Berapapun lama kau minta
Aku akan setia
Bahkan tanpa kau mintapun aku ada
Ketahuilah,,,
Beribu detik ku habiskan, meski ku tahu semua sia-sia
Hanya sekedar menunggu jawaban darimu, yang sesungguhnya tak pernah ada
Kembalilah padaku kasih
Biar ku miliki dirimu seutuhnya
Biar ku dekap dirimu sedalam rasa rindu ini
Biar aku jamah telingamu dengan bisikan lirih sepanjang waktu,
bersama desah sang bayu,,
Kan ku tuturkan,
Hatiku hanyalah untukmu,,,,,

by. Robitta

Baca Selengkapnya...

Pada Kota Tua

Posted by Unknown Label: , ,


Aku terjebak lagi pada sepi tak berpenghuni
Terseret ke setiap penggal kota tua ini
Kosong tanpamu

Hanya samar bayangmu
Setiap sudut bertali
Seratnya ada di matamu
Tak pernah sedikitpun simpul itu rekah

Karena bahteraku pun sudah lama tertambat
Para kelasi tak daya lagi melaut
Nakhoda uzur untuk penantian mercu suar
Senyumnya getir

Di sini seabad lalu
Ku telah menemukanmu
Meski kutahu kau tak hiraukan itu
(P.Bintan, Juni 2011)- junizar Baca Selengkapnya...

Untukmu Sahabat

Posted by Unknown Label: ,


Pada suatu hari,
seorang wanita muda yang baru
saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk
di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh
dingin.Ketika mereka sedang berbincang-bincang
mengenai kehidupan,pernikaha n,tanggung jawab
dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan
perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam
gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya .
“Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu.”
nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di
bawah gelasnya.
“Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu
ketika usiamu makin tua.Tidak peduli seberapa
dalam kau mencintai suamimu, seberapa
banyak anak-anak yang kau miliki, kau masih
tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka,
melakukan hal bersama- sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar
sahabat wanitamu, tetapi mereka akan menjadi
saudara, anak dan yang lainnya. Kau akan
membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita
selalu begitu.”

“Sungguh nasihat yang aneh,” pikir si wanita
muda. “Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia
pasangan-pasangan muda? Sekarang saya adalah
seorang istri, orang dewasa,bukan anak
perempuan kecil yang memerlukan teman main
perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat
membuat hidup saya lebih berarti.”
Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus
berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya
dan bertemu dengan semakin banyak sahabat
setiap tahun. Ketika tahun demi tahun berlalu, ia
mulai merasakan betapa benar nasihat yang
diberikan ibunya. Ketika waktu dan keadaan
mengubah keberadaan mereka sebagai wanita
dengan segala misterinya, sahabat-sahabat
wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini,
inilah fakta-fakta yang saya dapatkan dari
memiliki sahabat wanita:
Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika
kau membutuhkannya.
Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang
kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.
Sahabat wanita akan terus mengasihimu,
meskipun ada perbedaan pendapat.
Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama
denganmu, dan lelucon kosong sama
sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari
hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah
tinggal yang baru, membantu mengepak barang
dan pindah.
Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah
pesta untuk anak-anakmu mereka menikah
atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu
terjadi.
Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu,
dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan,
panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau
dari keputusasaan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau
kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-
anakmu mengecewekanmu.
Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika
orang yang dikasihimu meninggal.
Sahabat wanita menghiburmu ketika kau
dikecewakan oleh banyak dalam
kehidupanmu.
Sahabat wanita membantumu untuk bangkit
kembali ketika pria kau cintai pergi
meninggalkanmu.
Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu
bahagia, dan bersedia mencari dan melemparkan
apa yang tidak membuatmu bahagia.
Waktu berlalu…Kehidupan berjalan..
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan
kebaikan..
TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus
mendampinginmu, meskipun waktu dan jarak
yang terpaut sangat jauh. sahabat wanita tidak
akan lebih jauh dari orang-orang yang
membutuhkan.
TERIMA KASIH SAHABAT….. ……

by. kisahteladan.com Baca Selengkapnya...

Suatu Saat Nanti

Posted by Unknown Label: , , , , , ,


Suatu saat nanti...
kala hati mulai mengilhami arti yang sejati...
akan hadir makna dari setiap mimpi
suatu saat nanti...
kala hati tak lagi mengingkari...
akan hadir makna tadir yang tersesali

terendap dalam setiap tetes air mata
terendap dalam setiap duka dan lara
tapi khalayak cinta tetap memesona angkara.

Duhai penjamah kalbu!
Rajutlah rindu dalam relung pilu..
Menepis setiap perihnya sayatan lantunan kasih...
Menyejukkan dadaku yang begitu gersang...

Ah,
begitu malangnya kah takdir cinta
pada hati yang telah terluka

by. Robitta-http://robitharahmiarindini.blogspot.com/ Baca Selengkapnya...

Pahamilah

Posted by Unknown Label: , , , , , , , ,


Tak perlu lagi kau larang-larang aku
Aku tak akan mengusikmu
Aku tak memaksamu tuk mencintaiku
Aku hanya ingin mencintamu setulus hatiku

Bukan hal baru lagi ketika ku merindukanmu...
bukan hal yang asing lagi ketika ku ungkapkan padamu,
Aku mencintaimu.
Anggap saja angin lalu ketika kau mendengar isi hatiku.

Sedetik pun tak pernah terpikir olehku,
sejenak melupakan mu.
Bagaimana aku mampu memalingkan anganku padamu.
sedang kau selalu hadir dalam mimpiku.
Bagaimana aku dapat lepas dari mimpiku
sedang kau cinta pertamaku...

Aku tak ingin berandai-andai,
dapatkanmu lagi dalam rengkuhanku.
Aku tak mampu berhayal untuk milikimu...
bahwasannya aku tak sanggup...
karna hati telah luruh dalam kalbu...
Namun ku tlah milikimu dalam MIMPIKU.

by. Robitta-http://robitharahmiarindini.blogspot.com/ Baca Selengkapnya...

Rindu

Posted by Unknown Label: , , , , , ,


Ah... selalu saja sial
Hari ini aku berniat melupakanmu.
Seperti halnya yang ku katakan di hari kemarin.
Namun selalu gagal.
Ingin lepas dari bayang-bayangmu.
Ingin lepas dari setiap detik tentang dirimu.
Helloow...
Aku manusia normal sepertimu.
Sejenak saja ku ingin kau hilang dari ingatanku.
Kumohon. Jangan kau buat aku terhanyut dalam imajinasi.
Come on...
Jangan kau buat aku malu pada diriku sendiri.
Aku telah ingkar janji.
Ku katakan aku tak ingin lagi mencintamu.
Tak kan lagi namamu ku ukir dalam hatiku.
Tapi ku minta kau mati.
Biar kau hidup dalam hatiku saja.
Atau kau biarkan aku mati dalam rengkuhan rindu?
Tersenyum dalam pilu.
Tertawa dalam sedu.
Sungguh aku merindu.


by. Robitta-http://robitharahmiarindini.blogspot.com/ Baca Selengkapnya...

Sekali Lagi

Posted by Unknown Label: , , , , , , , ,


Hey!!!
Sejak kapan kau berdiri di sana?
Di sudut hatiku yang mulai terabaikan
Mengapa kau tak lantas pergi?
Aku muak,
Aku muak melihat keangkuhanmu.
Aku muak melihat bayang-bayangmu. Semu.
Kau!!! Membuatku gila .
Bahkan aku tak lagi mampu mengenal perihal diriku.
Sampai hati kau buatku merana.
Sampai hati kau buatku tersiksa
Melepaskanku dalam buaian anganku yang tak berujung.
Terlena dalam hayalku.
Kau buatku bisu.
Kau buatku tuli
Bahkan kau buatku buta.
Bagaimana kau sanggup melihatku memohon-mohon padamu.
Meminta-minta akan kasihmu.
Mati aku dalam hati.
Mati aku dalam rasa.
Semua telah terabaikan.
Sedang dengan lancang kau menetap dalam relung hatiku.
Kumohon!!!
Dengarlah sejenak.
Bisikan lirih. Rintihan hati yang dulu kau lukai.
Namun bukan itu yang ku ingin kau tau.
Tataplah mataku sekejap saja.
Meski itu hanya sekedip mata.
Biarkan hasratku menjamahnya.
Aku tak lagi mencintaimu.
Tetapi hatiku telah benar-benar terpaku oleh kasihmu.
Biarkan aku menunggu, menungu hadirmu kembali di sisiku.
Sekali lagi.
Bahkan jika kesekian kali.

by. Robitta-http://robitharahmiarindini.blogspot.com/ Baca Selengkapnya...

Pungguk Merindu

Posted by Unknown Label: , , ,


Setiap insan pernah alami
Keluh hati kian perih
Ditinggal jauh sang kekasih
Pergi nan jauh disuatu negeri

Aku sang pemuja
Kini menanggung derita
Khawatir tentang dirinya
Begitu jauh disana

Oooo…. Rembulan sampaikan salamku
Pada dirinya yang jauh di sana
Beku hidup bila tak di sampingku

Oooo…. Bintang berkilauan
Sampaikan padanya
Janganlah berpaling
Cepatlah dikau kembali

Makassar 28 Juli 2010
(Achielk Kerempeng) Baca Selengkapnya...

Senja Di Dermaga Bungeng

Posted by Unknown Label: , ,


Di sore hari… Di suatu senja
Di ujung dermaga ini
Jantung berdenyut tak henti
Menatap laut seakan tak bertepi

Hati terus bertanya
Berpijakkah kakimu di sana ?
Kabari aku sebelum senja sirna
Hati bimbang pagi tinggal nama

Deru-deru mesin menggelegar
Tak buyarkan hayalku
Walau keras merobek kuping
Sosokmu menari seakan bertutur
Telah jauh kita berlayar

Jeneponto, 25 Juni 2010 Baca Selengkapnya...

Hanya untuk Mama

Posted by Unknown Label: , ,



Kegagalan masa lalu yang tlah pernah ku alami..
kini kmbali menghampiri hidupku.
Bayang bayang aroma pahit ke gaglan,,
kini meruak kmbali mengisi kesedihan hidupku yang semakin kelam.
Namun dengan semua ini ku tapaki dengan ketulusan hati yang tak pernah pudar ntuk mengejar sluruh presstasi yang tlah membayang di depan ku.
Ku harus sabar dan tegar dalam mengejar impian ku demi mama.
Demi diriku yang hanya satu2 nya yang dmiliki oleh mama,,
org yang paling aku cintai dlm hdupku..
Demi dy,, aq akan kuat dan tegar,,
Demi memberi warna indah hidupnya kelak di hari tua.

by.Nirmala Dewita Baca Selengkapnya...

LAKSANA KASIH

Posted by Unknown Label: , ,


Embun di pekat malam
Tetesnya merdu dalam riuh keteduhan
Menghantarkan galau di tiang kerindangan
Aku jenuh membujuk awan,,
yang tak juga menghilang kala senja

Aku jenuh Memburu Tawa
Yang tak kunjung singgah kala merona
Kawat-kawat baja telah merangkai kegelapan
Kaleng-kaleng besi telah membauri ketabuhan
Ku puja elokmu,kusembah perangaimu dan kusigap bisumu
Laksana kasih yang tak kunjung iba
Ku peluh masamu dan ku tentang hasratmu

Laksana kasih yang tak berbekas,
Laksana kasih yang tak berpangkal
Laksana Kasih yang ternoda
Laksana kasih yang berduri
Laksana kasih yang tak berkasih

by. Unne Baca Selengkapnya...

Tentang Aku dan Kamu

Posted by Unknown Label: , , , , , , ,

Langkahku terhenti saat hati mulai mencair karena rindu…
Tataplah mentari, karena hari ini semuanya harus kita akhiri
Genggamlah jariku, karena mungkin kita tak mungkin kembali ke masa-masa ini…
Peluk tubuhku ini, karena sungguh… aku ingin..

Pertama ku sentuh warnamu, saat hati ini gersang, penuh dengan debu….
Sperti Oase yg bangkitkan hasrat untuk berbagi angan.. kamu hadir bawakan aku Cinta..
Kamu buat aku tertunduk, merenung, dan menatap jauh ke dalam mata indahmu
Sungguh.., aku telah tenggelam dan hanyut dalam lautan cinta terlarang ini..

Saat kututup mataku, terbersit keinginan untuk bawa kamu jauh kedalam kehidupanku
Saat kuyakinkan hati ini bahwa kamu mampu bertahan dengan semua keadaanku saat ini
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir kembali untuk melangkah lebih jauh
Sampai di Titik ini, aku harus menjawab… mengapa hatiku sering bimbang

Jujur…. dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam.. aku katakan…
Aku sayang kamu…… Aku cinta Kamu… Aku akan selalu rindu padamu…..
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada padamu
Hingga buatlah kamu benci padaku karena perasaanku ini…
5 Jan 2010, kita putuskan untuk arungi lautan yg penuh gelombang ini bersama-sama
Berbekal hati yg terluka, coba abaikan sakitnya, penuh harap, gantungkan angan diangkasa…

Walau hampir basah pipi ini dengan air mata tak percaya…
Getir…. Saat kau ucapkan setiap kata yang terbungkus cerita tentang kamu dengan dia…

Tapi sudahlah, aku bisa terima semua itu… dan berharap, tak ada lagi cerita yg keluar dari bibirmu tentang masa lalumu itu, karena aku masih ingat jelas rasa sakitnya…

Sejak saat itu, hariku tak lagi membosankan…
Sejak saat itu, ada wajah dan warnamu dalam setiap ruang di hati dan fikiranku
Ada senyummu, pandanganmu dan suaramu di sela-sela aku menghela nafas…
Sungguh, kamu begitu memberi arti di dalam kisah hidupku

Sampai kusadari, aku bukanlah orang yang kau cari…
Aku bukanlah pangeran dalam mimpimu…
Aku bukanlah pembawa bahagian di masadepanmu,
Aku hanya seorang pemimpi, yg dapat halangi kamu untuk temukan belahan hatimu yang lain..

Aku tak bisa menjadi tanpa batas dimatamu…
Akupun Kadang tak bisa selalu ada disisimu saat kamu butuh aku..
Aku tak bisa janjikan waktu-waktu indah untuk kamu,
Aku sadar benar, semua ini menyiksamu… aku dan kenangan-kenangan kita

Bila kita tak mungkin lagi bersatu,…
Sungguh….
Aku akan tetap berusah selalu ada untuk kamu,
Walau tak mungkin lagi hatimu utuh untukku..

Semoga kamu temukan cinta sejatimu, tanpa batas… hingga dunia tau….
Sesungguhnya ada ruang di dalam mata indahmu..
Ruang yang hanya pantas diisi dengan cinta tulus dengan hati…
Aku Cinta Padamu…

Terima kasih, untuk semua sayang dan cintamu.. yg membuat aku akan sangat kehilanganmu..
Jangan lupakan aku.. sungguh, kisah ini jadi penggalan manis dalam hidupku,
Walau “kita cukup sampai disini….”
Mungkin, Sampai aku kembali lagi…

Mungkin…


disunting ulang dan diilhami dari sebuah kisah nyata from KanJenG Pan$er
Baca Selengkapnya...

Balutan Asmara

Posted by Unknown Label: , , ,

puisi romantis balutan asmara



balutan asmara antara kita
bak pepes ikan terasa nikmatnya
harum kelezatannya,,,
semerbak pilukan godakan hasrat

kecup kening akan jadi relief
bukti cinta terukir sepanjang masa
biar dunia tahu dan tertawa
betapa dahsyat hati terpanah asmara

bumi gonjang-ganjing,,,,
langit kelap-kelip
sang peri melirik sambil berkedip
jatuh berpeluk hati sedikit sakit

satukan cinta abaikan rasa
semua terasa manis tak terkira
hingga tua dan senja berganti masa

by. K_P Baca Selengkapnya...

Sudahi Semua Ini

Posted by Unknown Label: , , , , , ,

Puisi Romantis putus cinta,patah hati,perpisahan, sudahi semua ini



sudah,,,,
sudah semestinya daku sudahi,,,,
perjalanan ini meski harus diakhiri
mengejarmu hingga lebam kaki
tapi dirimu tak kunjung beri sedikit hati

langkah tertatih meski bidadari mengoda menghampiri
sekuat aku pergi tinggalkan,,
mencari cinta sejati
semua itu memang ada di jiwamu
dan kini,,,,,,,,,,

semua itu pupus tinggal angan di hati
selamat tinggal cinta sejati,,,,
aku pergi mencari bidadari
selain dirimu yang sakitkan hati

galauku mungkin akan sembuh minggu ini
siraman rohani akan selalu menemani
untuku dinginkan kegalauan ini
dan kegundahan yang menyelimutiku akhir-akhir ini

terima kasih bidadari,,,
atas cintamu yang ragu dan palsu ini
dan membuatku sungguh terobati,,,
ini mungkin tak jodoh antara arjuna dengan bidadari
tapi cerita indah yang harus daku pelajari
untuk kesuksesan menuju sorgawi
bersama bidadari lain pilihan hati


by. KanJenG Pan$er Baca Selengkapnya...

Hati

Posted by Unknown Label: ,


Saya melihat kembali jejak yang telah saya pergi lagi dan lagi
Berpikir "Di mana 'aku' sekarang?"
Aku meraup daun-daun kering di lengan saya
Dan menarik mimpi saya di jendela musim gugur dengan ujung jari mati rasa saya

Aku punya sayap tapi aku tak bisa terbang
Aku takut sendirian, terlalu menyakitkan
Kami meninggalkan hari-hari berpelukan di bawah sinar matahari lembut
Dan berjalan ke mimpi kesepian kita

Selamat tinggal bukanlah suatu kata sedih
Ini adalah teriakan yang menghubungkan kita dengan mimpi kami masing-masing
Aku akan memegang hari kami habiskan bersama dalam hati saya
Dan mengambil sendirian ke langit berikutnya

Mengapa kita tidak sabar untuk jawaban
Dan mencari untuk diri kita sendiri dalam kegelapan begitu dalam sehingga kita tersesat di dalamnya?
Ketika kita memiliki air mata dan langsung tersenyum
Dari hanya mencintai seseorang, di sini?

Ketika datang ke diri kita yang sebenarnya, kita keluar jalur, bingung
Dan berpikir itu dibuat oleh kata-kata orang lain
Kami akan memegang kelemahan alam kita dan kekuatan untuk menghadapinya
Dan mulai berlari ke besok untuk pertama kalinya

Mungkin setiap kali kita mengucapkan selamat tinggal kepada seseorang
Kita dapat berubah, kita bisa menjadi lebih kuat
Bahkan jika kita lepas landas ke langit yang berbeda
Cinta ini tidak akan berhenti, masih tetap dalam hatiku

Sejak aku menyadari tidak ada yang namanya seperti keabadian
Hari itu kami tertawa bersama, dan hari kita bernyanyi bersama
Telah menjadi sangat, sangat diukir ke dalam hatiku
Itulah mengapa Anda, itu sebabnya kami
Bukankah orang lain, tidak dapat dikalahkan oleh siapapun
Kami mengangkat suara kami dan berjanji bahwa kita akan menjalani hidup kita cara kita
Setiap dari kita memilih jalan kita sendiri

Selamat tinggal bukanlah suatu kata sedih
Ini adalah teriakan yang menghubungkan kita dengan mimpi kami masing-masing
Sampai kita bertemu lagi suatu hari nanti
Aku tidak akan melupakan kebanggaan, teman saya, ke langit

Kami memiliki kata yang kita berbagi
Ini adalah teriakan yang menghubungkan suara kita, satu hati yang lain
Aku akan memegang hari kami habiskan bersama dalam hati saya
Dan mengambil sendirian ke langit berikutnya



Lyrik terjemahan dari Ikimono Gakari - Yell Baca Selengkapnya...

Sosok Depan Makam

Posted by Unknown Label: , ,

Malam gulita dalam balutan dingin mendera
Lalu lalang mobil, motor melaju dengan kencangnya
Sosok itu juga tak behenti berusaha
Panjatkan tangan seakan memohon ampunan


Wajahmu lesu memucat
Kulit menggulung melipat
Duduk bersila tenang
Dengan topi sebagai tutup hangat


Rupiah harapmu kau dapat
Di depan pintu makam pojok jalan
Sesosok pengemis lelaki tua
Jenggot tak pernah rapi terawat


Pintu makam itu memang gelap
Dan tak mendukung suatu harap
Laju kendaraan kencang menuju rapat
Melirikpun tak sempat

Perjuanganmu sungguh berat
Untuk sesuap nasi
dan tubuh tetap tegap


by. KanJenG Pan$er


Baca Selengkapnya...

Dari mana aja

blogger web statistics
Literature W3 Directory - the World Wide Web Directory