Naluri tengadah…
ada bening disudut mata
terjatuh dan pecah…
Seraut wajah pucat, membawa raga berjalan tergesa…
Ada gerih disudut hati..
Seiring nyanyian angin gersang yang menawarkan kidung kerontang…
Dia berdiri diatas trotoar tua…
menantikan kereta senja yang dulu membawa kekasih pujaan hatinya mengembara…
Tiada sungging disudut bibir..
hanya gumam lirih
Sembari menghitung bait-bait datang dan pergi bersama ranting berpatahan..
Sementara jemari keriput kian berkeringat rindu…
Jam tujuh empat belas purnama kedua..
Dia masih bertahan…
Bertahan dari keputus asaan…
Bertahan dari ketidakpastian…
Sejauh angan berharap…
Kereta senja…
tiada jua kunjung tiba membawa pulang kekasih pujaan hatinya…
Ntahlah…
Akankah penantiannya akan berakhir ataukah banyak…
Dan aku akan tetap menjadi pengamat sejati…
_Lembayung_
Sumber:http://www.puisi.org/2010/12/26/kereta-senja-kedua%e2%80%a6/
Gabung yuks!!
Puisi Terbaru
Puisi Terpopuler
- PANTUN BAHASA JAWA LUCU MENARIK
- PUISI BAHASA JAWA
- Puisi Permintaan Maaf Kepada Kekasih
- PUISI Untuk Sang Mantan Kekasih
- kumpulan kata-kata cinta terindah – kata kata bijak – ayat ayat cinta – motivasi – kata cinta-kata romantis – kata kata mutiara – kata mesra
- PUISI UCAPAN SELAMAT PAGI
- Puisi Ucapan Selamat Sore
- PUISI SELAMAT MALAM DAN SELAMAT TIDUR
- Arti Selingkuh
- Aku Ingin Memilikimu

