Lelaplah Cinta
Mugo Riko Kembang Pilihan
Posted by Unknown Label: Puisi, Puisi bahasa osing, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejatiaruse roso
ombak segoro gulung-gulung
rasane dunyo pujane ati nyata
sing bisa luntur demeni riko
mandaneo sun jejer sesandingan
ambi riko mergo kedanan
gancango teko ring jero ngimpi
sampek isun tangi
Keliwat kangen iki
mendem kangen sing biso ngimbangi
gedigi demen isun
mugo riko kembang pilihan
Baca Selengkapnya...
Sampai ketika mataku menutup tenggelam
Terpejam akan kelam dan tinggal hitam
Jemari pun juga enggan
Gemulainya kata tak jadi sajak terang
Dunia ini indah
Sang surya akan terus bersinar
Menerangi bait-bait yang lama hilang
Tertelan oleh keadaan
Tutuplah jendela ini
Agar aku menulis dengan tenang
Hanya tinggal satu bayang
Bayanganmu yang ku impikan
Baca Selengkapnya...
Ketika itu wajahmu sempurna
Sempurna buatku jatuh cinta
Sempurna buatku tiada henti memikirkanmu
Sampai akhirnya aku berhenti berharap
Engkau permaisuri sulit diraih
Engkau permata incaran banyak perampok
Siapakah aku?? Sebatas tubuh kurus dekil tanpa cita-cita
Perampok kacangan
Bukan pistol maupun pedang
Setajam silet aku pun tak punya
Engkaulah bidadari nyata
Incaran lelaki hebat di dunia
Semoga aku satu-satunya
Perampok yang dapat mencuri hatimu
Bukan dengan senjata
Melainkan dengan cinta dan kesuksesan hidup yang nyata
Baca Selengkapnya...
Membuatmu Rindu
Posted by Unknown Label: kalimat cinta romantis, Puisi, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, puisi gombal, puisi rinduMaafkan aku yang mengisi malam-malammu dengan kerinduan
Tahukah kau
Dalam munajatku ada namamu yang tiada henti aku bicarakan
Selalu ingin aku sampaikan padamu bahwa aku mencintaimu
Dengan kata terbata dan sekujur tanganku melayu
Inilah saksi nyata
Tentang artimu bagi jiwaku
Rindu ini memisahkan kita pada jarak yang tak terhitung
Samar-samar di sela lamunan
Hadirmu tampak nyata tapi itu sia-sia
Bila saja hadirmu nyata
Mungkin saja rindu ini sirna
Baca Selengkapnya...
Merindukan semburat rembulan meski semu
Berterpa angin termangu di atas batu
Dalam jelaga malam
Lamunanmu memecah kesepian
Teriakan serigala
Dan burung kelelawar
Semua tampak bosan dan engan
Jangkrik tak berderik
Malammu seakan kau cekik
Tiada senyum walau setitik
Rimba pepohonan kota
ketika musim semi barisan senja
burung-burung berbaris diatas gedung tua
tampak redup menikmati gelapnya dunia
Tadahlah air mata
bercermin purnama
Katamu tampak gagu
Nona
Dikamarku sebuah radio memutar lagu
walau engkau masih disini menunggu
Semoga sepotong sapaku menentramkanmu
Baca Selengkapnya...
Kau bak permata dalam salju
Begitu sulit ku urai dimana adamu
Menyatu dalam putih
Wajahmu masih hilang di lembah kalbu
Bisiknya Hati
Hanya kau yang ku cintai
Ada debar samar ketika tak bersamamu kini
Walau kau sempat melukai
Itu dulu
Saat aku melukis dalam buaian mimpi
Cinta yang seakan tak pernah mati
Dan hanya ada rindu yang tersponsori
Kini
Ribuan menyan dan dupa mewangi
Perang batin tiada yang mengetahui
Gelapnya hati tiada yang menerangi
Seribu rindu tiada yang mengerti
Puasa mutih sudah ku lakui
Moga bisa menemukan pujaan Hati
Baca Selengkapnya...
Kaulah Arti Tersembunyi
Posted by Unknown Label: Puisi, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, puisi gombalKaulah arti tersembunyi
Diantara ujung jemari
Dibalik goresan pena menari
Aksara dibawah langit mengambil warna bumi
Kaulah arti tersembunyi
Penantianku senada rindu tak berujung temu
hingga gundah menjemput waktu
Parasmu masih melekat di hatiku
Kaulah arti tersembunyi
Pada senyum mentari pagi ini
Terbang menuju negeri pelangi
Aku menantimu bak batu kali
Baca Selengkapnya...
Senyuman di balik kerudungmu
Bersembunyi kerap menatapku
Memendam rindu yang tertutupi
Berbisik pelan tak kuasa menatap lebih lama lagi
Bukanlah aku emas permata
Mengilaiku sampai malu bertanya
Aku masih yang dulu
Bersembunyi dalam waktu
Di sela-sela aku menyimpan rindu
Menuangkan lewat lagu
Cerita kita begitu haru
Disaat takdir memaksakan kita tak lagi bersatu
Berjalan di atas jalan berliku
Baca Selengkapnya...
Bukanlah taipan dari negeri seberang.
Bukan pula konglomerat jalanan.
Bila waktu akan datang.
Kursi empuk jadi santapan.
Setelah kita berjuang.
Jangan pikirkan janji-janji gombal.
Diriku hanyalah perangkai kata kesepian.
Jemari menulis dari fajar hingga petang.
Semuanya gombal.
Harapan itu pasti
Berjuang pun tiada henti
Ikrar kata ini begitu manis sekali
Semanis gula jawa yang Ibu masak tiap hari
Jangan pernah membaca isi surgawi
Apalagi pemanis hatiku yang pilu ini
Baca Selengkapnya...
Sebab aku menulisnya dibawah pohon randu
Kapuk putih jatuh ditengah kita bercumbu
Saat itu
Sebuah pertemuan aku dan kamu
Memalingkan pandangan bulir-bulir pelangi bersalju
Mendekap tangan, membuang serpihan sakit hati dahulu
Tempat ini begitu agung
Tempat segala air mata ku bendung.
Atas rindu yang merundung
Larungkan kisah yang sempat kita bangun
Secangkir Tehmu mendingin
Tatapanmu masih dalam lengang
Ini bukan jalanan malam
Bukan pula kuburan
Ini kehidupan
Dan seharusnya engkau sadar
Engkau terpaku di kursi
Memang tak hilang
Setidaknya kursi itu tidak berontak
Kau duduki berjam-jam
Sesunyi apapun kau pikirkan
Takdirmu begitu indah dipandang
Peneduh jiwa lelaki kesepian
Pelukis asmara kegilaan setan
Sematkan ragamu pada Illahi
Tulus doaku selalu mengiringi
Biar aku tak disisimu saat ini
Sungguh aku masih mencintai
Baca Selengkapnya...
Malam Purnama
Posted by Unknown Label: Puisi, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, puisi gundah, puisi kangen, puisi kenangan, puisi romantisLukis lara berteman purnama
Sedangkan malam asik dengan hujannya
Peduli apa tentang kisah senja
Semuanya kembali dalam belahan jiwa
Engkau yang tertidur
Dekapan hangat terbelai sangat mesra
Cinta kita memang pernah ada
Itu dulu saat bara berkobar lebatnya
Semua yang ku dapati tak akan sirna
Meski cinta berganti derita
Buktinya hingga malam ini aku masih tak bisa
Tak bisa menimbun cinta
Tak bisa menahan takdir tiada
Baca Selengkapnya...
Ikhlas
Posted by Unknown Label: Puisi, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, Puisi harapan, puisi kenangan, Puisi Perpisahan, puisi putus cinta, Puisi sedih
Merajut aksara pelukis lara
Semoga kelak engkau menemukannya
Tegasnya kasih yang nyata
Masa lalu bertahta
Tuhan telah membukakanku mata
Air mata mengalir doa
Melarungkan kisah ke samudra maya
Biarkan aku menjadi aksara mati
Yang tak mempunyai arti
Esok aku akan pergi
melupakanmu
Biarkan gerimis manja dipelupuk mata
Melihatmu bahagia bersamanya
Baca Selengkapnya...
Katakanlah
Posted by Unknown Label: Puisi, Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, puisi gombal, Puisi harapan, puisi menyatakan cinta, puisi rindu, puisi romantisBismillah
Katakanlah kau juga cinta
Karena disini begitu sangat aku mencintaimu
Merindumu selalu lewat mimpi indahku
Katakanlah badai ini akan berakhir
Kemilau petir sudah tak lagi kejutkan dada
Bentakan dunia tak lagi buatmu menderita
Karena Allah akan selalu ada
Katakanlah hidup ini indah
Berkumpulnya keluarga dan membagun cerita bahagia
Ini kisah semoga kau amini ketulusan cinta
Katakanlah kaulah bidadariku
Temani resah, hapuskan gundah
Selalu tertawa dalam derita
Membingkai kenangan yang tak terlupa
Baca Selengkapnya...
Sampai waktu berhenti bernapas
Dan Tuhan memisahkan raga
Aku tetap mencintaimu
Biarkan dunia berubah kelam
Dan langit sunyikan cerita
Aku tetap menjagamu
Tuhanku
Lindungilah kasih bahagia
Jaga agar tetap berakhir ceria
Dalam restu Mu untuk kita
Somoga engkau yang disana
Amini doaku cinta
Baca Selengkapnya...
Saat Ku katakan Cinta
Posted by Unknown Label: Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, Puisi Doa, puisi gombal, Puisi harapan, puisi menyatakan cinta
Setapak jalan asmara yang berliku
Teriring senja mulai layu
Kita susuri kota dalam bayangan asap dan debu
Bahwa ada cinta sore itu
Senandung adzan terdengar syahdu
Ungkapan syukur berbalut rindu
Ku katakan Aku mencintaimu
Semoga kau menerimaku
Baca Selengkapnya...
Dia yang putih
Sebagai lambang ikatan persahabatan sejati
Semoga terjaga menghiasi dunia
Menyucikan perasaan
Ketulusan jiwa
Ini yang ku punya
Tak usah heran bila kata terkadang kesana
Untuk membidik hati yang tak sebenarnya
Biarkan waktu menjawab rasa
Dan TUHAN membisikkan kata
Apakah ini jawaban dari doa
Baca Selengkapnya...
Hanya Bayangan
Aku ada namun tiada
Menemani dalam suka duka
Setiap langkah selalu bersama
Di sisimu selamanya
Aku hanya bayanganmu
Di sisimu setiap waktu
Tanpa aku bisa menyentuhmu
Hanya bisa memandangimu
Diriku di belakangmu
Walau kau tak menoleh padaku
Ku selalu mengiringimu
Meski kau acuhkanku
Biarlah aku jadi bayanganmu
Didekatmu tanpa bisa memanggilmu
Disisimu tanpa bisa ku memilikimu
Menyertaimu tanpa melukaimu
Aku hanya bisa menatapmu
Tanpa bisa ungkapkan rindu
Ku hanya bisa menyayangimu
Tanpa aku bisa bersatu denganmu
by bidadari anggrek biru
Baca Selengkapnya...
Aku tak pernah mencari
Posted by Unknown Label: Puisi cinta, Puisi Cinta Sejati, puisi gombal, puisi ketulusanAku tak pernah mencari
Tapi aku menemukanmu
Aku tak pernah mengharap
Tapi kau datang
Aku tak pernah menduga
Tapi tlah kau ambil hati ini
Aku selalu mencari seseorang yang ku inginkan
Tapi kini ku mendapatkan seseorang yang menginginkanku
Aku kadang menemukan seseorang yang menolakku demi wanita lain
Tapi kini aku menemukan seseorang yang menolak wanita lain demi bersamaku
Di sana
Banyak sekali kenangan dalam hidupku yang akan selalu ku ingat
Bukan karna kenangan itu sangat penting,
Tapi karna dalam semua kenangan itu,
ada kamu yang selalu bersamaku...
by.Adelia
Baca Selengkapnya...
